Kalimantan Timur (14/03) – Acara Perkenalan dan Silaturahmi Calon Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) AMPETRA Indonesia berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Left Side Café, Jl. Angklung.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara Dewan Pengurus Wilayah dengan para calon pengurus DPD dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Dalam suasana penuh kebersamaan, para peserta melakukan diskusi serta musyawarah terkait penguatan organisasi dan arah perjuangan AMPETRA di wilayah tersebut.
Melalui musyawarah yang konstruktif, kegiatan ini berhasil mencapai tujuan utama, yaitu terbentuknya struktur kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) AMPETRA Kalimantan Timur sebagai langkah awal memperkuat organisasi di tingkat provinsi.
Adapun struktur kepengurusan DPW AMPETRA Kalimantan Timur yang terbentuk dalam pertemuan tersebut adalah sebagai berikut:
- Ketua DPW : Hamdani Payapo
- Sekretaris Wilayah : Habibi
- Bendahara : Irma Wahyuni
Ketua DPW AMPETRA Kalimantan Timur, Hamdani Payapo, menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan wilayah ini menjadi langkah awal untuk memperkuat perjuangan penambang tradisional di Kalimantan Timur.
“Terbentuknya DPW AMPETRA Kalimantan Timur ini menjadi awal konsolidasi besar bagi para penambang rakyat. Kami ingin menghadirkan organisasi yang mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat penambang tradisional agar dapat bekerja secara legal, tertib, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta daerah,” ujar Hamdani.
Ia juga menegaskan bahwa AMPETRA akan berupaya membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait guna mendorong pengelolaan pertambangan rakyat yang berkelanjutan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah AMPETRA Kalimantan Timur, Habibi, menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Kami akan segera menyusun langkah strategis organisasi, termasuk pembentukan dan penguatan kepengurusan DPD di setiap kabupaten dan kota. Harapannya, AMPETRA dapat menjadi wadah yang solid bagi para penambang tradisional untuk bersatu, saling mendukung, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Habibi.
Dengan terbentuknya kepengurusan ini, AMPETRA Kalimantan Timur kini memiliki fondasi organisasi yang lebih kuat untuk menjalankan berbagai program kerja ke depan. Kepengurusan DPW diharapkan mampu membangun sinergi antar daerah, memperjuangkan aspirasi masyarakat penambang tradisional, serta memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Acara ditutup dengan suasana penuh optimisme dan semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi awal baru bagi AMPETRA Kaltim untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, berintegritas, serta berkomitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat penambang tradisional di wilayah Kalimantan Timur.

