Ketum DPP AMPETRA Indonesia Silaturahmi dengan Sultan Jambi, Bahas Tanah Adat untuk Penambang Tradisional

Jambi – Ketua Umum DPP AMPETRA Indonesia, BG Yusran, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Sultan Jambi saat ini, Sayyid Fuad bin Sayyid Abdurrahman Baraghbah. Pertemuan berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh membahas isu strategis terkait pemanfaatan tanah adat yang selama ini digunakan oleh pemerintah, khususnya dalam kaitannya dengan aktivitas penambangan tradisional di wilayah Jambi.

Ketua Umum AMPETRA Indonesia, BG Yusran, menegaskan pentingnya perlindungan hak masyarakat penambang tradisional agar tetap dapat beroperasi secara legal dan berkelanjutan, tanpa mengabaikan aspek hukum serta kearifan lokal.

“Tanah adat memiliki nilai historis dan sosial yang tinggi. Oleh karena itu, perlu ada sinergi antara pemerintah, pemangku adat, dan masyarakat penambang tradisional agar tercipta solusi yang adil dan berkelanjutan,” ujar BG Yusran.

Sementara itu, Sultan Jambi, Sayyid Fuad bin Sayyid Abdurrahman Baraghbah, menyambut baik langkah silaturahmi tersebut. Ia menekankan bahwa peran lembaga adat sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian hak-hak masyarakat adat.

Foto : Penyematan PIN Ampetra Indonesia oleh Ketua umum DPP AMPETRA

Sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan kelembagaan, dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP AMPETRA Indonesia juga melakukan penyematan PIN AMPETRA Indonesia kepada Sultan Jambi. Penyematan ini menjadi simbol kehormatan sekaligus penegasan komitmen bersama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat penambang tradisional serta menjaga nilai-nilai adat di wilayah Jambi.

Pertemuan ini juga menghasilkan kesepahaman awal untuk mendorong kolaborasi antara AMPETRA Indonesia, pihak Kesultanan Jambi, dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya penambang tradisional.

Ke depan, diharapkan akan ada langkah konkret berupa koordinasi lanjutan dan pembentukan forum bersama guna memperkuat legalitas serta tata kelola penambangan rakyat yang lebih terstruktur, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi lintas sektor demi terciptanya keadilan sosial dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di Provinsi Jambi.

Scroll to Top