Konsolidasi Waketum 1 DPP AMPETRA Indonesia Bersama Calon Ketua DPW Sumatera Barat dan Dandim 0305/Pasaman, Bahas Penguatan Gerakan Pertambangan Rakyat

Pasaman, Sumatera Barat (03/06) — Wakil Ketua Umum 1 DPP AMPETRA INDONESIA, Ir. M. Azhar Napitupulu, melaksanakan konsolidasi strategis bersama calon Ketua DPW AMPETRA Sumatera Barat, Sabar AS, M.si., jajaran pengurus DPW Sumatera Barat, turut hadir SekWil Riau, Pak Heri serta jajaran Kodim 0305/Pasaman dalam rangka memperkuat gerakan organisasi di wilayah Sumatera Barat.

Pertemuan tersebut berlangsung bersama jajaran Kodim 0305/Pasaman yang dihadiri langsung oleh Dandim 0305/Pasaman, Letkol Darmawan, S.IP., HAN, guna membahas arah dan disposisi strategis terhadap pergerakan AMPETRA di daerah.

Dalam konsolidasi tersebut, dibahas berbagai langkah percepatan penguatan organisasi dan implementasi gerakan lapangan AMPETRA Indonesia, khususnya dalam penataan dan pengelolaan pertambangan rakyat yang lebih terarah, terstruktur, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan.

Waketum 1 DPP AMPETRA Indonesia, Azhar Napitupulu, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting untuk memastikan gerakan AMPETRA berjalan secara terukur dan memiliki sistem pengendalian yang baik di lapangan.

Sementara itu, berdasarkan arahan dan disposisi yang dibahas bersama Dandim 0305/Pasaman, terdapat sejumlah poin strategis yang menjadi fokus awal gerakan pasca deklarasi AMPETRA di wilayah Sumatera Barat, di antaranya :

  • Pembentukan KOTIS (Komando Taktis) sebagai pusat pengendalian dan koordinasi pergerakan di lapangan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan efektif dan terarah.
  • Target persentase rencana awal pasca deklarasi, meliputi:
  • Penentuan lokasi rehabilitasi lahan bekas tambang sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan lingkungan.
  • Dukungan penuh dari jajaran Kodim 0305/Pasaman terhadap langkah-langkah pembinaan dan penguatan gerakan masyarakat yang bersifat konstruktif.
  • Pergerakan organisasi dilakukan secara cepat, tepat, dan sistematis agar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
  • Kesepakatan agar unsur Pasiops turut mendampingi pergerakan AMPETRA di lapangan dalam koordinasi yang diperlukan.
  • Mendorong terciptanya kerja sama yang harmonis antara AMPETRA dengan pemerintah daerah demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Konsolidasi ini menjadi langkah awal penting bagi pembentukan dan penguatan struktur DPW AMPETRA Sumatera Barat, sekaligus menunjukkan komitmen organisasi dalam membangun tata kelola pertambangan rakyat yang lebih tertib, produktif, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya komunikasi, koordinasi, dan dukungan berbagai pihak, AMPETRA Indonesia optimistis mampu menghadirkan gerakan yang profesional, sistematis, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan ekonomi masyarakat penambang tradisional di daerah.

Scroll to Top