MEMANFAATKAN ILMU & FINANSIAL ORANG LAIN DEMI KEPENTINGAN PRIBADI ADALAH KEZALIMAN

MEMANFAATKAN ILMU & FINANSIAL ORANG LAIN DEMI KEPENTINGAN PRIBADI ADALAH KEZALIMAN

Jangan pernah menjadikan kebaikan, kepercayaan, ilmu, tenaga, maupun finansial orang lain sebagai tangga untuk mengangkat kepentingan pribadi.

Mengambil manfaat dari jerih payah orang lain tanpa menghargai haknya, tanpa amanah, atau dengan mengabaikan keikhlasan yang diberikan, bukanlah kecerdikan, melainkan bentuk kezaliman.

Allah SWT berfirman :

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil…”

(QS. An-Nisa: 29)

Rasulullah ﷺ juga bersabda :

“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya; ia tidak menzaliminya dan tidak pula membiarkannya dizalimi.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Ingatlah, setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Jabatan, kepintaran, pengaruh, dan kesempatan hanyalah titipan. Keuntungan yang diperoleh dengan mengorbankan hak orang lain mungkin tampak menguntungkan hari ini, tetapi tidak akan pernah mendatangkan keberkahan.

Orang yang berintegritas akan menghargai setiap ilmu, tenaga, dan pengorbanan orang lain. Sebaliknya, orang yang memanfaatkannya demi kepentingan pribadi sedang menanam benih kezaliman yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

#salamibupertiwi

 

Scroll to Top